Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juli 2010

Wajar atau tidak?

Wajar atau tidak jika kita mengeluh tentang hal yang tidak kita sukai?
Wajar atau tidak jika kita merasa seharusnya seimbang dalam segala hal?
Bukan hanya berat di salah satu pihak, ya kan?

Ingin dimengerti, berarti kita juga harus mengerti orang lain... Bener ga? Semuanya itu berlaku hukum neraca, keseimbangan. Jangan hanya maunya menang sendiri, merasa paling butuh bantuan, merasa paling sibuk, hingga kebutuhannya atau apapun yang berkaitan dengan dirinya harus menjadi nomor satu di semua aspek kehidupan.

Hei, orang lainpun memiliki kesibukan sendiri, orang lainpun membutuhkan bantuan. Ingat tidak kata - kata guru PKNs bahwa hak asasi manusia dibatasi oleh hak asasi manusia yang lainnya. Berempati pada orang tidak ada ruginya, tho?

Setidaknya jika kita tidak bisa membantu, berikanlah kata - kata yang tidak menyakitkan hatinya. Sehingga tidak terjadi pertengkaran atau apapun bentuk dari keributan. Apalagi jika wanita yang menjadi objek kita. Makhluk yang super sensitif terhadap perasaan.

Berhati - hatilah

Rabu, 12 Mei 2010

Naif dalam ego

Kabutnya pekat sekali, kabut atau badai sih? Terlalu samar untuk dilihat dari sudut ini. Sudah, sudah tidak lagi aku mengurusnya. Toh bukan masalah yang krusial untuk hidupku. Karena posisiku aman di sini, aman dari gelapnya kabut dan ganasnya badai. Orang - orang itu yang akan berteriak panik dan ketakutan. Pada akhirnya akan meminta pertolongan padaku.

Huh, semakin banyak saja jumlah mereka. Aku ini bukan penampungan, tahu! Semuanya kubeli dengan hasil kerja kerasku. Dasar orang - orang malas! Aku benci mereka!
Bisanya hanya mengemut ibu jari saja sambil menunggu uluran tangan belas kasihan orang lain. Tidak bisakah mereka mencontohku?? Seorang pekerja keras, membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidupku sendiri. Oooh Aku lupa, mereka orang yang tidak berpendidikan. Jadi otak suci mereka tidak bermanfaat sama sekali.

Memang hanya aku orang yang paling hebat di sini.

***

Kenapa cuaca hari ini sangat tidak menentu, ya? Aduh apakah dia sudah melihat apa yang akan terjadi?
Bagaimana kalau sampai terjadi badai? Rumahku tidak cukup kuat untuk menahan terpaannya. Hanya rumahnya yang bisa mematahkan serang badai. Aku bersyukur memiliki dia di kampung ini. Walaupun kadang dia terlihat sombong dan angkuh, tapi tetap dia seorang yang berjasa bagi kami, rakyat jelata.

Nanti jika anak - anakku sudah besar dan sejahtera. Aku akan selalu memberikan hadiah - hadiah untuknya sebagai bentuk rasa terimakasihku selama ini.. Namun, untuk saat ini aku hanya bisa berdoa untuknya agar semua kebaikan yang berada di langit dan di bumi selalu menaunginya sepanjang hayatnya.


>>>>>>Just feel this<<<<<<<

Kamis, 15 April 2010

Lubang

Lubangnya begitu dalam, hingga tak bisa terlihat dasarnya. Mungkin jika kau jatuhkan koin tidak akan kau dengar denting merdu di dasar sana. Atau memang tidak ada dasarnya? Tidak ada yang berani mempertaruhkan nyawanya untuk ditelan ke dalam dasar lubang itu, jadi sampai sekarang tidak ada yang tahu.



Sudah lama lubang itu berada di sana, tapi tak ada satu orangpun yang menghiraukannya. Atau mereka terlalu ngeri untuk menolehkan kepalanya ke sana, tak ada yang tahu. Tapi yang jelas memang lubang itu sangat seram, gelap, banyak ilalang yang menutupi keberadaan lubang itu. Itupun cerita dari mulut ke mulut dan tidak ada yang tahu siapa mulut pertama yang menceritakannya.


Yang membuat aneh adalah keberadaan lubang itu yang letaknya ditengah - tengah istana mewah milik seorang ternama. Sangat janggal melihat pemandangan lubang itu diantara bunga - bunga yang terawat dan istana yang megah. Tapi tidak ada orang yang peduli dengan semua kejanggalan itu. Yang mereka khawatirkan hanyalah diri mereka sendiri, jangan sampai diri mereka berada dalam lubang hitam yang mengenaskan itu.

Pemiliknya pun hanya tinggal seorang diri bersama dayang - dayang yang menemaninya. Tapi karena dia seorang yang buruk rupa dan aneh, tak ada seorangpun termasuk dayang - dayangnya yang menjadi teman setia di sampingnya.


Pada suatu pagi, ketika dia sedang berkeliling di sekitar istananya. Dia melihat lubang itu, dan bertanya kepada perawat kebunnya "Wahai Bapak, kenapa di tengah - tengah kebunku yang indah ini ada sebuah lubang hitam yang sangat menyeramkan seperti itu?"
Bapak itupun tersenyum dan menjawab sambil melepas topi dari kepalanya yang botak "Lubang itu tercipta dari semua kesedihan dan kesendirian yang anda rasa Nona, semakin terpuruk jiwa Nona maka akan semakin kelam lubang itu. Tak ada seorangpun yang bisa menutup lubang itu kecuali Nona sendiri"
Dia hanya terdiam



Jumat, 19 Februari 2010

Niatkan semua karena Allahc

Mungkin cerita ini sudah sering kita dengar. Aku hanya ingin mengingatkan saja, kebetulan seorang sahabat mengirimkannya lewat email. Dan aku ingin berbagi juga dengan kalian...


Niatkan Segala sesuatu Karena Allah
Alkisah pada zaman dahulu.....
Ada  seorang pemuda yang menikah dengan seorang gadis.... tanpa melihat wajahnya terlebih dahulu.....
dan sewaktu akad nikahpun wanita tersebut tetap memakai cadarnya......
Sang pemuda tidak meminta membuka cadar wanita tersebut sebelum akad,..... karena Ia sudah meniatkan Menikah semata-mata karena Allah......
Dan Pada malam pertama... sesudah akad nikah.... si pemuda berkata kepada istrinya...
Istriku... kita sudah syah sebagai suami istri.. bukalah cadarmu......
Apa yang terjadi teman.......
Si pemuda sangat terkejut...... karena sang mempelai wanita sangat buruk rupa......
Mempelai wanita tersenyum...... karena Ia sudah mendapatkan jodohnya.....

Apakah teman menduga.... sipemuda akan marah-marah bahkan akan  menceraikannya ,,.......???
Tidak teman........
Bahkan si pemuda dengan lemah lembut melayani Istrinya.....
Begitulah dari hari kehari.... bulan kebulan.... tahunpun berganti...... sipemuda tetap memperlakukan istrinya dengan baik....... sampailah akhirnya si istri...... dipanggil Allah terlebih dahulu...... Innalillahiwainnalillahi rojiun.....

Dan pada suatu kesempatan....ada  seorang sahabat bertanya kepada si pemuda....
Aku kagum dengan anda....... Anda memperlakukan istri anda demikian baiknya.....  meskipun Ia seorang istri yang saleha..... namun buruk rupanya.....
Saya ingin belajar dari Anda..... kata sisahabat......... ada  apa dibalik semua ini...??

Lalu si pemuda menjawab..... bukankan dalam Al-Qur'an Allah berfirman.....
"Sebaik-baik kamu adalah yang paling baik bergaul dengan  Istrinya ......"
Dan Aku menikah.... Aku murnikan semata-mata karena Allah SWT....

Subhanallah.......
Teman .... sanggupkah kita mempunyai Akhlaq seperti pemuda tersebut...????
Bahkan Allah sudah memberi kita seorang Istri yang Cantik...... namun kadang-kadang kita menzaliminya...
Bahkan dibelakang istri kita... berbuat yang tidak senonoh.........

Teman....... hanya dengan pertolongan Allahlah kita dapat selamat dari Fitnah zaman ini yang semakin hari semakin dahyat...... dimana sekarang banyak wanita yang mempertontonkan auratnya.......
sehingga..... keimanan kita betul-betul diuji.....
Lahaullawala quataila billahil aliyil azim.

Selasa, 09 Februari 2010

Sinar sayang yang sabar


SubhanaLlah, Maha Suci Allah! Sangat mengharukan! Itulah sebagian besar ungkapan penonton saat melihat tayangan di SCTV tentang kisah anak usia 6 tahun mengurus ibunya yang lumpuh. Bahkan tidak sedikit yang menitikkan air mata saat menyaksikan  Sinar, nama bocah belia itu menampakkan bakti, cinta dan kasih sayangnya pada sang bunda, mengabaikan masa kecilnya pada saat anak-anak seusianya menghabiskan waktunya dengan bermain, sementara ia harus berada di samping bundanya yang sakit sejak dua tahun lalu.
Rumah Murni, nama ibu yang lumpuh ini terletak Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Walau tampak jauh dari keramaian kota, tapi rumah Murni juga tidak luput dari keramaian Pemilu lalu. Terbukti dengan banyaknya sticker partai dan caleg yang tertempel di dinding rumah kayu sangat sederhana itu. Tapi sepertinya para politisi dan kader partai itu abai dengan apa yang terjadi di tengah keluarga miskin ini. Para tetanggalah yang terkadang memberikan bantuan ala kadarnya untuk Murni dam putrinya, Sinar. Karena suami Murni sendiri merantau ke Malaysia.
Sinarlah yang membantu dan menemani ibunya selama ini. Mulai dari memindahkan atau menggeser tubuhnya, masak, makan, minum, mandi hingga buang air. Semua itu ia kerjakan sendiri dengan penuh cinta. Tayangan yang ditampilkan SCTV ini bahkan sanggup meruntuhkan air mata mereka yang menyaksikannya. Ada rasa iba dan takjub sekaligus melihat bocah usia 6 tahun yang tampak penuh tanggung jawab melakukan tugas mulianya, sambil mengusap mesra pipi ibunya.
Bocah kelas satu Sekolah Dasar ini bahkan kerap terlambat ke sekolah karena harus mengurus ibunya. Begitu pula setelah pulang sekolah. Nyaris seluruh waktunya telah ia persembahkan bagi ibunya yang sakit parah. Walaupun Sinar memiliki lima orang kakak dan juga belum dewasa, namun mereka semua tinggal terpisah dengannya. Faktor ekonomi membuat mereka menjadi pembantu rumah tangga.
Kisah Sinar, bocah belia usia 6 tahun ini mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya berbakti kepada kedua orang tua. Walau di antara kita mungkin ada yang bertanya, apakah karena usianya yang masih sangat belia itu yang membuat Sinar mampu memahami arti berbakti kepada orang tua? Karena kita sendiri heran melihat perilaku seorang anak yang sudah dewasa justru tak sudi melayani ibunya yang renta dan tak mampu lagi berbuat apa-apa. Ia telah kehabisan cinta dan kasih sayang untuk ibunya.

Tapi begitulah Allah mengajarkan kepada kita tentang cinta kasih kepada orang tua melalui anak kecil ini. IA telah letakkan dalam hatinya pada saat banyak manusia yang justru tak memilikinya. Semoga saja ibu Murni dapat segera sembuh dari penyakit yang menimpanya. Dan putrinya, Sinar, senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah Ta’ala berbakti kepada ibunya.
Kisah Sinar, bocah kelas satu Sekolah Dasar Tondo Pata, Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, ternyata menggugah nurani banyak orang. Sejumlah dermawan memberikan berbagai bantuan seperti pakaian, beras, uang hingga kasur untuk tidur. Bahkan beberapa dermawan lainnya akan membantu biaya sekolah Sinar.
Cinta bocah bernama Sinar pada ibunya juga telah menginspirasi Charlie, vokalis band ST12. Sebagai bentuk simpati, Charlie menciptakan lagu berjudul Sinar Pahlawanku. Bukan hanya mencipta lagu, ST12 bahkan menginap di rumah anak perempuan berusia enam tahun itu.
Sontak rumah warga Dusun Tondo Pata, Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi ramai. Penduduk berdatangan untuk melihat band Ibu Kota. Sementara bagi ST12, mereka ingin melihat langsung ketabahan dan kegigihan Sinar merawat ibunya yang lumpuh.
Kebiasaan sehari-hari Sinar, yaitu memasak dan mencuci pakaian. Semua dilakukan seorang diri karena para saudaranya sudah tidak tinggal di rumah. Jangan menangis sayang, ini hanyalah cobaan Tuhan. Hadapi semua dengan senyuman, dengan senyuman. ST12 berharap, bait lagu ciptaan untuk Sinar bisa menguatkan anak yang mencintai ibunya itu.

Rabu, 20 Januari 2010

Pesonamu

Langkahnya...
Ya, langkahnya. Membuatku terpaku, diam tak bergerak. Mataku dipaksa untuk menatapnya dengan sejuta pesona. Anggun, indah, menawan, seperti itu dia dalam gambaranku. Matanya menyipit ketika tersenyum dan senyumannya dapat membuat hati bergejolak riang. Ahh,, indah sekali pahatan Tuhan yang ada di depanku.
"Bismillahi masyaallah"
"Allahu akbar"
"Insyaallah"
Masih banyak deretan zikir yang selalu menghiasi gerakan indah bibirnya. Entah mengapa, aku selalu dibuatnya kagum dengan pesona dirinya. Walaupun hanya sekedar melihatnya berjalan.

Selasa, 19 Januari 2010

I miss You

Teman, aku bingung,,, kalian semua berada di mana?
Kenapa lama - lama aku jadi sendiri? Hanya tersisa segelintir orang saja. Kalian kemana semuanya?
Idealis dan prinsip yang dulu kita pupuk bersama, sudah sirna seperti vampir yang musnah ketika terkena cahaya matahari, yah?
Kata - kataku semua tertahan di tenggorokan. Hanya perutku yang mulas dan hati ini yang perih. Perih melihat kau meninggalkan jalan yang dulu kita tempuh bersama. Bisakah kalian semua kembali lagi di jalan ini? Karena aku lemah sendirian. Apakah tangisan dan teriakanku terdengar sampai batas ruang yang berbeda dengan kalian?

Doa rabithah yang sering kita lakukan bersama - sama, masihkah kalian ingat? Ketika kita saling membayangkan wajah - wajah orang yang dikasihi untuk berjuang dijalanNya, masihkah kalian ingat?
Aku bingung teman, aku sangat membutuhkan kalian saat ini. Perlukah aku bersujud di kaki kalian agar dapat kalian rasakan butuhnya aku atas kehadiran kalian?
Lama - lama aku bisa berjalan sendirian dan tersesat entah di mana...

Teman, sungguh aku sangat butuh kalian... Really need you, honey


Senin, 28 Desember 2009

Sampah

Aku lelah
Terus berlari dengan air mata
Jalanan di depan masih saja panjang membentang
Hingga aku pening melihatnya


Lenggak lenggok bagaikan pemain sandiwara yang cakap
Tapi tetap itu hanya sandiwara
Tak tahu bagaimana yang nyata
Atau sudah tidak tahu mana yang fiksi dan non fiksi
Kepala ini penat!

Ku sisakan ruang untukmu, namun kau meminta lebih
Aku hidup tak hanya untukmu

Kau hanya sebagian kecil dari kehidupanku
Tak mengertikah bahwa ku tetap peduli padamu
Inilah aku
Tanpa topengku,,, Banyak cacat, tak sempurna

Senin, 14 Desember 2009

Sabtu - Mingu = ................

Sudah tahukah dia tentang diriku yang tak mungkin tuk pergi di saat yang tak tepat gini...?
(Lho kok jadi ngaco)
hehehe
Mau share aaah.... Kejadian seru pada saat malam minggu (aslinya mah dari mulai sabtu pagi)


-------
Sampai sekolah SD (tempat ngajar Pramuka) masuk ke ruangan guru. Wow sebuah keajaiban (lebay) K Bambang dan K Yasin (temen ngajar) udah pada dateng duluan. Okay,,, Langsung ambil posisi ke kelas masing - masing untuk mengeluarkan mereka dari kelas, secara hari ini kita ada Persami.
Mondar - mandir gag jelas, bingung.Yaudah akhirnya duduk aja dulu. hahaha


Dapet mandat dari guru untuk memasukkan anak - anak ke dalam bus yang akan mengantar mereka ke tempat tujuan. Asyiiiiiik, kucluk - kucluk dateng ke kelas tiga yang lagi lagi kosong. "Nah sekarang kalian ikutin Kakak menuju bus, sekarang bikin kereta api"
Gubrak - gubrak - Aow - Aaaah aku duluan - wei wei gw di sini - Eeeeeh jangan nyelak dong - kakaaaaaaaak dia nih nakal-....masih banyak lagi (di sensor) -_-"

Sambil nyanyi kita keluar kelas, mereka semangat sekali, sangat semangat. Berhubung gw sendiri masih lieur yang mana bus anak kelas tiga, terpaksa gw tanya sama mereka "Dek bis kalian yang mana??"
"yang itu kak, yang depan!!!" perasaan tadi denger bus mereka itu yang paling belakang.
"iiiih bukan tau, yang paling belakang, Kak! Jangan dengerin dia" wew yang mana ini.
"yaudah sekarang masuk bus ini aja" Nanti salah tinggal turun. (hahaha)


Pak Ahmad salah satu guru di situ dateng nyamperin diriku yang sedang mengatur mereka. "Kak Putri bus anak kelas tiga yang paling belakang, di ujung sana" Yesss, misi gagal. wuiiiiiiiing.... Turunlah mereka kayak orang - orang bar - bar takut gag kedapetan duduk. Dasar anak - anak.
(bersambung... capek, mau bobo dulu, hahaha)

Senin, 20 April 2009

Mistis di Lawang Sewu

Gini Sob, gw bikin artikel ini gara - gara temen gw kemaren cerita tentang lawang sewu, Giliiingan serem banget ternyata. :takot:... Gw ceritain dikit yah cerita temen gw itu.. Namanya Mayangsari ( Ups tapi bukan istrinya si Bambang lho? itu lho Bambang Tri Admojo!! Itu lho anaknya Soeharto, Hush kok jadi gosip,, weleh weleh:sweaty: capek deeeeh) Yak capcuzz... Nah temen gw itu dipanggilnya Mayang, Si Mayang itu punya temen namanya Tara. Si Tara gag ada apa - apa, cuma ngasih tau doang, hehehe.

Lanjut ah serius nih, Ternyata yang jadi Guide mereka itu bisa ngelihat hal - hal gaib, termasuk setan - setan yang ada di lawang sewu. Jadi pertama kali mereka masuk ke lawang sewu, mereka di tunjukkin aula, tempat di mana terjadi pembataian massal di situ, masih ada tetes darah yang tercecer di sana. Mulai dah tuh temennya si Mayang ( gw gag tau siapa namanya) mukanya pucat pasi.

Selama di sana tuh si temennya itu diem aja yang biasanya dia itu cerewet. Trus kata Guidenya "Nanti pas turun tangga jangan ada yang megang kayu pegangannya ya?"
"kenapa pak?"
"gak papa, takut kotor aja" jiaaaaaaa tuh guide kocak banget dah...
Wew selidik punya selidik, dari temennya Mayang yang tiba - tiba jadi pendiem itu ( nih cerita pas dah keluar dari lawang sewunya) ternyata si Guide nyuruh jangan pegangan sama pegangan tangga itu, ya karena setannya itu sering lewat sih pada gaya - gaya meluncur - meluncur gitu dah...
Trus si Guide ngomong lagi
"Nanti kalo dah turun dari tangga jangan nengok ke belakang lagi ya?"
"Emangnya kenapa pak?"
"gag papa, lagian ngapain nengok2 lagi, hehe"
Trus temennya si Mayang ada yang penasaran, akhirnya dia nengok ke belakang, dan apa yang di lihatnya "Eng Ing Eng" Seorang nenek - nenek yang ngeliat ke arah mereka sambil jalannya ngesot (kyaaaa ternyata di lawang sewu, adanya nenek - nenek ngesot):hilo:

Trus ada yang namanya ruang bawah tanah, nah kalo mau masuk ke situ harus rombongan, minimal satu rombongan itu ada lima belas orang. Ehhh ternyata rombongannya si Mayang dapet yang terakhir, mana cuma 9 orang doang, tapi mereka tetep ngotot pengen ngeliat ruang bawah tanah.
Kondisi ruang bawah tanah itu : air menggenang sampai lutut orang dewasa, trus kata yang jaga museum gini "Ini" dia nunjuk ke tempat yang ukurannya 2x1 meter "namanya penjara berdiri, biasanya pas zaman penjajahan di masukin orang dari 5 - 10 orang" gilingaaaaan,, bayangiiiiiin!!! satu meter doang buat 10 orang!!! "lalu bila belum mati juga, mereka akan dibawa ke ruang pancung"

"Lalu yang ini" dia nunjuk ruangan yang berukuran kira - kira 0.5mxo.5m "itu namanya penjara jongkok, dihuni oleh 5 - 10 orang, dan di penuhi air juga, kalo yang ada di sini pasti mati" Ya Ampuun,,, jahat banget sih!

masih banyak lagi sih sebenernya cerita ini.
Trus setelah keluar dari sana, si Mayang di gini'in sama Guidenya "hush, hush, sana - sana jangan ikut!" si Mayang bingung "tadi gw di suruh lewat sini,tapi gw diusir?"
Si guidenya senyum - senyum aja.

Nah beberapa hari setelah kepulangan mereka dari lawang sewu, banyak lah cerita - cerita bertebaran!!
Ada yang liat noni - noni belanda, mereka cantik - cantik banget! pada dansa di ruang Aula. Trus pas mereka foto - foto ternyata banyak yang pengen numpang beken juga, ck ck ck. Nah ternyata di lawang sewu itu gag boleh sampe magrib, karena kalo sebelum magrib makhluk2 yang ada di lantai 1, 2, atau t3 tetap berada di lantai masing - masing. Tapi kalo udah magrib, mereka bisa pergi kemana aja mereka suka..

Wah - wah.. Pengalaman yang seru banget tuh May,,
Zaman penjajahan emang zaman yang gak usah diinget sama sekali deh

Kamis, 16 April 2009

Tips Menaklukan Cowok

Hmmm.... Tau gak apa yang bikin cowok tertarik dengan kita (wanita)?
Gak bisa dipungkiri bahwa ketertarikan fisik adalah nomor pertama. Karena, pria selalu menilai wanita dari segi fisik dulu (kebanyakan). Setelah merasa nyaman dengan kondisi fisik kita, baru dia mulai mendekati secara personal.Right, man? Kalo cocok ya lanjut, kalo gag ya say good bye!!

Tapi jangan sedih dong buat muka yang pas - pasan. Karena gw juga termasuk dalam itu. Tuhan itu kan menciptakan kita dengan kelemahan dan kelebihan, Jadi ya diterima aja. Tinggal pintar - pintar kita menyiasati kekurangan kita agar diterima oleh mereka ^_^

Pertama, cowok itu seneng banget dipuji. Trust me! Udah terbukti kok!coba aja latihan terus pada satu orang yang berpotensi untuk jadi sasaran tembak. Ditambah dengan senyum manis juga. Tapi memujinya jangan berlebihan yah? sekedarnya aja.
Kedua, Jangan terlalu banyak berbicara. Mereka itu bukan customer service yang 24 jam siap untuk dengerin curhatan kita. Cukup berbicara seperlunya, boleh berbicara banyak tapi lihat tempatnya. kadarnya itu 60:40. 60 untuk kita, 40 untuk mereka. jangan 90:10. maruk itu namanya.
Ketiga, Lemparkan joke - joke yang bikin mereka tersipu - sipu malu. Hahaha yang ini selalu berhasil. Ya dikit - dikit ngerayu laaah....
Keempat, kembali lagi be your self ^_^ jangan menjadi orang lain ketika ingin menjalin hubungan dengan siapapun

Tips Menjadi wanita ideal

Menjadi wanita ideal memang merupakan dambaan setiap wanita. Karena dengan begitu, akan banyak pria yang menaruh simpati terhadap kita. Tapi perlu diingat bahwa wanita ideal itu berbeda - beda karakternya.
Tergantung tipe pria itu sendiri. Misalkan pria yang kalem atau tidak banyak berbicara lebih menyukai wanita yang lebih aktif dari dirinya. Agar dapat menghidupkan suasana ketika sedang berdua.
Lalu pria yang sedikit hiperaktif lebih menyukai wanita yang mau mendengarkan semua cerita. Yang dibutuhkan adalah pendengar yang setia. Jika, wanita itu juga banyak berbicara dia akan merasa tidak didengarkan.
Jadilah diri sendiri dan keluarkan potensi yang ada dalam diri anda. Karena dengan begitu inner beauty yang ada miliki akan terpancar dengan sendirinya. Dan pria yang mendekati anda secara otomatis adalah tipe pria pilihan anda juga. Karena merasa tertarik dengan kepribadian anda. So, be your self with your way ^_^...