Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juli 2012

ngegalau dikit

Sering merasa galau, apa yang galau? hati atau pikiran? mana saja bisa membuat tak tenang. Di lingkaran yang asing, membuat dia terpuruk dan sendiri, merasa tertolak dengan kehidupannya yang dulu. Merasa tak terpentingkan berada dalam gandengan tangan mereka. Ha...ha...ha.... dia tertawa.
Tak peduli lagi dengan semua bisikan - bisikan yang menyebalkan dalam gendang telinganya. Benarkah itu berasal dari gendang telinga? atau malah berasal dari hati atau pikiran

Senin, 04 April 2011

Kepercayaan

Kepercayaan mahal? siapa bilang?
Gak juga tuh, semua orang itu bisa dipercaya pastinya. Jangan berpikiran jelek sama orang... Yak itu yang ada di otak gue sebelum gue nemuin masalah yang gue hadapi sekarang. Orang yang sangat gue percaya, orang yang harusnya mengayomi sebagai kakak, malah bertingkah seperti itu.

Semua janji2nya itu cuma sampah, bener2 gak pantas dia jadi image orang yang dia ciptakan sampai detik kemarin. Ternyata... Emang sih masalahnya gak seberapa... Duit gue dipinjem sama dia, nominalnya juga gak terlalu besar. Tapi entah kenapa susah banget gue buat ikhlasnya. Masalahnya dari awal dia pinjem gue dah bilang kalo gue gak bisa lama2 minjeminnya.

Ternyata, sampai 1 bulan itu duit gak dibalikin, padahal cuma 200ribu. Buat anak kuliah lumayanlah, tadinya gue mau beliin buku pendamping buat mata kuliah gue, tapi alhasil sampai sekarang belum kebeli itu, gara2 duitnya belum ada :(

asli, shock banget gue, belum pernah ngerasain hal kayak gini, ditipu mentah2 sama orang yang gue percaya.
Jadi sekarang, kalo ada orang yang mau pinjem duit, jadi takut buat minjeminnya

Senin, 15 November 2010

no soul

Ingin menangis tapi tidak bisa...
Ingin tertawa tapi tidak bisa...
Ingin berteriak tapi tidak bisa
Ingin marah tapi tidak bisa...

Tidak ada yang aku bisa lakukan sekarang
Hanya hatiku yang tahu
Hanya lemah dan lelah yang ku rasa...

Tidak ada tenaga untuk menangis, tertawa, berteriak, ataupun marah
Jadi hanya mengikuti raga ini kemanapun melangkah...
Dengan emosi yang ada..
Hidup tanpa jiwa sepertinya asyik juga

Kamis, 14 Oktober 2010

Pada siapa kamu berbicara

Sebelum memulai aktifitas memang paling enak jika perut sudah terisi cukup. Jangan makan yang terlalu berat juga jangan makan yang terlalu ringan (Kapas dong =)) ).... Ya memang sarapan itu penting kan? Jadi kenapa kebiasaan yang baik tidak dilakoni dengan baik pula? E tanya kenapa?

Jalan berdua dengan teman, menuju kantin pinggiran jalan yang ramai lalu lalang orang. Sudah lama tidak menikmati cita rasa di sekitar situ. Walaupun tempatnya agak sedikit berantakan, tapi cita rasanya tidak kalah berantakannya,,, lho? salah yah,,, maksudnya tidak berantakan seperti tempatnya.

Agak bergeser sedikit, duduk satu orang dengan seragam kebanggaannya. Mungkin saja bangga atau memang diwajibkan untuk mengenakan kostum yang memerkan dimana doi kerja. Tangan kiri memengan BB, tangan kanan menyendok makanan ke mulut dengan mata yang tak lepas dari benda yang membuat autiz.

Tiba - tiba datang seorang pedagang yang menawarkan minuman padanya. Dari segi penampilan kita dapat menebak pedagang itu tidak mengerti bahasa - bahasa yang agak ajaib.

Penjual   : Mau minum apa, Pak?
Pembeli  : Soft drinknya apa aja?
Penjual   : *berpikir agak sangat lama akhirnya menjawab* Aqua sama ice tea, Pak
Pembeli  : *dengan muka agak bingung* ice tea aja Pak.



Saya    : Makanya Pak, sesuaikan bapak mau ngomong sama siapa. Bukannya orang yang cerdas itu adalah orang yang bahasanya bisa dipahami oleh lawan bicara *cuma dalam hati*


Senin, 11 Oktober 2010

Kau PENGKHIANAT!

Mau curcol ah dikit tentang operator tercinta. Sangking cintanya sampe2 dari SMP gag pernah ganti even pernah ngelirik2 yang lain tapi akhirnya aku tidak dapat berpaling dari operator yang satu ini.

Tapi kalau begini caranya lama - lama aku akan pindah ke lain hati ini sih. How Caaaaaan? Sorry dear, but I have to do it. Wkwkwkwk.
Biarlah akan menjadi kenangan kita saja selama 8 tahun kita bersama. Tapi kau mengkhianatiku, ah sudahlah ku maafkan semua kecuranganmu. Tapi jangan harap aku akan kembali padamu lagi setelah ini, wkwkwkwk.

Oke, oke,,, sudah lega ^_^

Rabu, 06 Oktober 2010

Dia, dia atau kita?

Ai Ai Ai... Back to me ^_^

So, guys,,, gw mau tanya nih,,, dalam sebuah hubungan siapakah yang harus lebih dewasa dan sabar? pasti sebagian dari kalian akan menjawab prianya, wanitanya atau malah dua - duanya. Tapi kalo gw lebih memilih pria yang harus lebih dewasa dan sabar, itulah mengapa para wanita mencari pria yang lebih tua dalam segi umur. Agar dengan perbedaan usia itu, si pria bisa memaklumi karakter wanita yang kebanyakan itu manja, suka ngambek,childish, right?

Oke, oke, oke. Itu menurut gw, kalo menurut lw?
Sud sud lam (sudah lama) tidak menulis, mengeluarkan semua perasaan yang numpuk dalam pikiran, hati. Ahahaha, dulu seminggu sekali pasti ada saja yang dibahas, tapi sekarang dinamikanya rata tiarap di tanah =)). Putri... putri... Melakukan sesuatu yang ingin dilakukan saja.

Oia, ngomong - ngomong masalah "melakukan sesuatu yang ingin dilakukan saja" jadi teringat percakapan dengan seseorang, cie cie cie (cuma mau bilang prikitiiiiiiiiiw). Yak, kata - kata itu hanya terlontar dari mulut seorang egois, siapa lagi kalo bukan saia B-) ;)), jadi enak.

Sebenernya definisi egois itu apa sih? Let's check it out (abis dibilang egois terus)
Diambil dari kata "ego" atau "egois"? "Ego" dapat dimaknai sebagai "aku; diri pribadi; rasa sadar akan diri sendiri; konsepsi individu tentang dirinya sendiri". Tidak ada konotasi negatif dari arti kata ini. Justru merupakan langkah awal untuk segala yang bernama kebaikan, karena merupakan refleksi dari kesadaran individu mengenai dirinya sendiri. Kemudian kata ini mendapat akhiran menjadi "egois" yang berarti: orang yang selalu mementingkan diri sendiri. Dari sini kemudian kita melegitimasi dengan definisi bahwa orang yang egois (baca: mementingkan diri sendiri) adalah orang yang bertingkah laku buruk karena tidak memikirkan kepentingan atau kesejahteraan orang lain. Perilakunya cenderung destruktif karena hanya demi keuntungannya pribadi.

Ow ow ow... jadi seperti itulah arti dari kata egois yah? Hm... Apakah diriku seperti itu? Atau apakah kamu seperti itu?

Tapi sih menurut diriku, sekalipun kita menemui seseorang yang egois, kita tidak bisa merubah sifat egois mereka hanya dengan perkataan saja. Lakukan sesuatu jika memang sifat itu sudah lewat batas kesabaran. Dan hati - hati dengan ucapan diri sendiri, karena semua ucapan akan berbalik pada kita.
Jika kita sering mengejek orang dengan kata2 yang kurang pantas, pastinya kita akan meniru kelakuan dari kata - kata yang disebutkan. Karena secara tidak sadar kita mendoktrin diri sendiri. Seringnya diucapkan, dan diingat, lambat laun kita menjadi apa yang diucapkan diri sendiri.

WATCH OUT! Be careful

Selasa, 20 Juli 2010

Wajar atau tidak?

Wajar atau tidak jika kita mengeluh tentang hal yang tidak kita sukai?
Wajar atau tidak jika kita merasa seharusnya seimbang dalam segala hal?
Bukan hanya berat di salah satu pihak, ya kan?

Ingin dimengerti, berarti kita juga harus mengerti orang lain... Bener ga? Semuanya itu berlaku hukum neraca, keseimbangan. Jangan hanya maunya menang sendiri, merasa paling butuh bantuan, merasa paling sibuk, hingga kebutuhannya atau apapun yang berkaitan dengan dirinya harus menjadi nomor satu di semua aspek kehidupan.

Hei, orang lainpun memiliki kesibukan sendiri, orang lainpun membutuhkan bantuan. Ingat tidak kata - kata guru PKNs bahwa hak asasi manusia dibatasi oleh hak asasi manusia yang lainnya. Berempati pada orang tidak ada ruginya, tho?

Setidaknya jika kita tidak bisa membantu, berikanlah kata - kata yang tidak menyakitkan hatinya. Sehingga tidak terjadi pertengkaran atau apapun bentuk dari keributan. Apalagi jika wanita yang menjadi objek kita. Makhluk yang super sensitif terhadap perasaan.

Berhati - hatilah

Rabu, 02 Juni 2010

19.... Gila

Membaca status - status sahabat - sahabat di FB aku tertawa. Bukan karena menganggap remeh atau hanya sekedar mengejek tentang apa yang mereka rasakan. Tapi tertawa karena keadaan dan pikiran mereka sama seperti yang aku rasakan. Ternyata, tidak hanya aku saja yang merasakan hal - hal seperti itu.

Stress, depresi, ingin lari dari masalah, ingin bunuh diri. Itu sudah pernah dirasakan dan hampir kejadian semuanya, hahaha. Kalau saja aku tidak ingat Allah, kalau saja aku tidak malu pada Allah dan orang - orang tentang pendapat mereka. Mungkin sejak lama aku melakukannya,

Aku malu, aku seorang muslimah, yang tahu sedikit banyak tentang agamanya, tapi malah memikirkan dan hampir melakukan hal - hal yang seharusnya tidak ada dalam benak seorang muslim. Tapi, kondisi psikologis pada saat itu membuat benar - benar gelap mata dan kalo bisa mengatakannya "FU*K of my life". Gak peduli sama masa depan lagi, gak peduli sama omong kosong orang - orang lagi. Hanya konsentrasi pada keadaan sekarang dan mendramatisir situasi yang ada. Itu merupakan obat tersendiri buatku, minimal untuk menyalurkan rasa depresi yang kemungkinan akan semakin parah. Ditambah masalah - masalah lain, titik. jadi jangan ada yang mendebat, karena masing - masing orang memiliki cara yang unik untuk memulihkan dirinya sendiri.

Tidak ada kata menginap, even menginap di rumah teman perempuan yang sudah dikenal. Apalagi acara menginap dari sekolahan yang notabene sudah tidak memiliki ikatan atau kewajiban yang pasti di dalamnya.
Tidak ada kata pulang lewat dari jam 7 malam ketika sedang dalam konteks bermain. Malah kalau bisa, tidak usah kemana - mana, cukup duduk manis di rumah, harus selalu bisa terlihat batang hidungku kemanapun aku berjalan.

Mulanya itu berjalan dengan mudah, tapi lama - kelamaan semakin membuat.....Kadang membutuhkan lingkungan yang berbeda untuk menghilangkan penat. Hanya bisa menunduk lesu dan menyimpan semua keinginan, pikiran, dan harapanku di dalam sini dan sini, otak dan hati.

Oooh Dear,,, I just wanna bring my problem to another place and wanna forget it all. Can I?

Memang kondisi saat ini membuat siapa saja selalu waspada, harus berhati - hati setiap saat. Tapi, tolong berikan sedikit saja kepercayaan padaku, hanya sedikit saja. Agar aku bisa tunjukan bahwa aku baik - baik saja dan bisa menjaga rasa kepercayaan kalian.

Tapi, aku harus memahami, aku harus membantu tugas kalian, aku harus memperingan beban di pundak kalian. Ya, aku akan diam dan menuruti semua keinginan kalian. Pada saatnya nanti aku akan mendapatkan kebebasan, mudah - mudahan pasangan hidupku kelak tidak memberlakukan otoritas dan peraturan - peraturan yang sama seperti ini. Sudah cukup puas dan mungkin terlalu puas, hingga tidak ada asa lagi untuk merajut cerita dalam senandung emosi dan pena yang sama seperti saat ini.

Ingin sekali bercerita dan berbagi secara utuh dan lengkap kepada semua. Agar bisa mengerti kondisi masing - masing.Tapi aku mengkotak - kotakkan, hingga pada kotak ini saja aku bisa bercerita.

Selasa, 13 April 2010

Share #1

Berkali - kali merasa tapi tak juga merasakan lelah. Tak ada yang 100% di dunia ini. Apalagi cinta, kecuali cinta orang tua pada anaknya, cinta Allah pada makhlukNya, selebihnya tak akan ada.
Mungkin ini teguran buatku, buat seseorang yang sudah melalaikan sesuatu. Buat seseorang yang sudah melampaui batas. Buat seseorang yang sulit sekali belajar dari kesalahan. Tak seharusnya dilakukan jika belum menjadi pasangan yang halal. Even hanya sekedar tatap - tatapan, pegangan tangan, berpelukan.

Untuk seseorang yang masih terjaga kesuciannya, jagalah mutiaramu. Bukan hanya keperawananmu, tapi juga seluruh panca inderamu. Belajar dari kesalahan seseorang, termasuk aku. Jadikanlah aku pelajaran bagimu. Semakin kau merasakan sesuatu semakin kau akan meminta yang lebih dan lebih dari sebelumnya. Maka, benar apa kata Islam tentang tata cara bergaul antara lawan jenis.

Kadang aku merasa nista, Kadang aku merasa hina, dengan kondisiku sekarang. Baru kali ini aku berani mencoba yang lebih dalam hidupku. Aku berani menggandeng tangannya, aku berani membalas pelukannya. Namun, hati ini menangis, gelisah dan tidak karuan rasanya. Aku ingin mengakhirinya, tapi sangat sulit. Sulit sekali lepas darinya. Kecintaanku padanya, sayangku padanya. Sangat takut ketika semua yang kuberikan padanya melebihi kadar yang kuberikan kepada Allah.

Aku harus kuat, aku harus bisa, jika aku ingin mendapat ridho Allah. Jika aku ingin menjadi seorang muslimah. Jika aku ingin menjadi diriku yang dulu. Aku harus bisa, jangan mau menjadi yang standard dalam hidup ini. Terutama di hadapan Allah. Aku ingin menjadi hamba pilihan, aku sangat mencintaiMu Ya Rabb....

Selasa, 23 Februari 2010

Kristal kesedihan

Sebuah jendela yang menghadap ke arah barat bermandikan cahaya matahari sore yang berwarna jingga kemerah - merahan. Tertutup siluet hitam, ku menghampirinya, ternyata itu dia. Butiran kristal air mata yang menetes diatas kulit pucatnya membuat tenggorokanku tercekat. Wajahnya bersemu merah dari biasan sinar matahari itu. Raut muka lelah dan putus asa semakin membuatku ingin menggenggam tangannya.


Tak ada satu patah katapun yang menari indah menghiasi bibir ini untuk menghiburnya. Hanya ikut terdiam dan merasakan atmosfer yang dia ciptakan. Menghela nafas panjang dan memejamkan matanya, ingin ku memeluknya sebagai tanda aku ada di sampingmu, tenanglah. Tapi tak ada gerakan yang tercipta, seluruh persendianku mati rasa.


Hati ini tak berhenti memohon pada Sang Pencipta. Memohon apa saja, agar kristal - kristal itu tak lagi terbuang sia - sia. Terlalu berharga dan terlalu indah....
Genggamlah tangan ini jika kau butuhkan
Peluklah tubuh ini jika membuatmu tenang
Senyumlah sebagai tanda kau memang untukku

Senin, 01 Februari 2010

Katup emosi


Membenci diri sendiri adalah hal yang sangat menyenangkan... hahaha.. Minimal buat gw sendiri.
Kadang merasa gag kenal sama diri sendiri,,seru juga sih. Tapi sedikit bikin frustasi juga, karena harus balik lagi, memulainya dengan sesuatu yang baru. Memulai lagi beradaptasi dengan dia yang baru. Dia yang kadang muncul sangat menyebalkan, kadang baik hatinya,,, hohoho... Setelah bisa berpikir jernih dan berdiam untuk sesaat, baru akan menyesal apa yang telah diperbuat. Hatchi!!!



Gw juga suka sama sakit, hag hag hag. Karena jadi bisa tidur,, hohoho... Not really. Gag tau juga kenapa suka sama yang namanya sakit. Tapi intinya mah suka lah... Apalagi kalo sakit demam, hihihi,,, huffh... aneh -_-"


Terlihat tegar bukan berarti benar - benar tegar... Banyak orang yang terlihat tegar, sebenernya hanya nutupin bagian dirinya yang rapuh, dia takut disakiti orang makanya dia tegar. Menurut gw sifat positif yang ada di diri kita adalah tameng untuk sifat negatif yang kita punya. Intinya, saling melengkapi. Sangat indah membicarakan soal itu.


hiiiiiiiiiiiiiiiy..... tauk ah... udah.... pusing!

Selasa, 19 Januari 2010

I miss You

Teman, aku bingung,,, kalian semua berada di mana?
Kenapa lama - lama aku jadi sendiri? Hanya tersisa segelintir orang saja. Kalian kemana semuanya?
Idealis dan prinsip yang dulu kita pupuk bersama, sudah sirna seperti vampir yang musnah ketika terkena cahaya matahari, yah?
Kata - kataku semua tertahan di tenggorokan. Hanya perutku yang mulas dan hati ini yang perih. Perih melihat kau meninggalkan jalan yang dulu kita tempuh bersama. Bisakah kalian semua kembali lagi di jalan ini? Karena aku lemah sendirian. Apakah tangisan dan teriakanku terdengar sampai batas ruang yang berbeda dengan kalian?

Doa rabithah yang sering kita lakukan bersama - sama, masihkah kalian ingat? Ketika kita saling membayangkan wajah - wajah orang yang dikasihi untuk berjuang dijalanNya, masihkah kalian ingat?
Aku bingung teman, aku sangat membutuhkan kalian saat ini. Perlukah aku bersujud di kaki kalian agar dapat kalian rasakan butuhnya aku atas kehadiran kalian?
Lama - lama aku bisa berjalan sendirian dan tersesat entah di mana...

Teman, sungguh aku sangat butuh kalian... Really need you, honey


Kamis, 14 Januari 2010

Yiippiie!!!

Pertama - tama... ku ucapkan ALHAMDULILLAH... hehehe ^^V. Akhirnya setelah PR gw digebukin rame - rame sama google jadi 0 sekarang dengan merangkak hampir ngesot bisa juga kembali menempati tahtanya hag hag hag... Padahal dah gag kepikiran PR lagi tuh. Ya udah pasrah aja deh... That's so impossible untuk dapet PR tinggi lagi (walaupun gag tinggi - tinggi banget).

Pantesan tiba - tiba dapet panggilan job lagi dari BV.. hag hag hag... tak menyangka. Alhamdulillah.
Mudah - mudahan aja terus - terusan dapet jobnya deh. Jadi cepet ngisi pundi - pundi keuangan negara yang semakin menipis, sodara - sodara... hehehe

Lanjutkanlah... Khusus Ka Niam... "Kak, PR kita bersaing sekarang... Love brother deh... "


Senin, 28 Desember 2009

Sampah

Aku lelah
Terus berlari dengan air mata
Jalanan di depan masih saja panjang membentang
Hingga aku pening melihatnya


Lenggak lenggok bagaikan pemain sandiwara yang cakap
Tapi tetap itu hanya sandiwara
Tak tahu bagaimana yang nyata
Atau sudah tidak tahu mana yang fiksi dan non fiksi
Kepala ini penat!

Ku sisakan ruang untukmu, namun kau meminta lebih
Aku hidup tak hanya untukmu

Kau hanya sebagian kecil dari kehidupanku
Tak mengertikah bahwa ku tetap peduli padamu
Inilah aku
Tanpa topengku,,, Banyak cacat, tak sempurna

Senin, 14 Desember 2009

Sabtu - Mingu = ................

Sudah tahukah dia tentang diriku yang tak mungkin tuk pergi di saat yang tak tepat gini...?
(Lho kok jadi ngaco)
hehehe
Mau share aaah.... Kejadian seru pada saat malam minggu (aslinya mah dari mulai sabtu pagi)


-------
Sampai sekolah SD (tempat ngajar Pramuka) masuk ke ruangan guru. Wow sebuah keajaiban (lebay) K Bambang dan K Yasin (temen ngajar) udah pada dateng duluan. Okay,,, Langsung ambil posisi ke kelas masing - masing untuk mengeluarkan mereka dari kelas, secara hari ini kita ada Persami.
Mondar - mandir gag jelas, bingung.Yaudah akhirnya duduk aja dulu. hahaha


Dapet mandat dari guru untuk memasukkan anak - anak ke dalam bus yang akan mengantar mereka ke tempat tujuan. Asyiiiiiik, kucluk - kucluk dateng ke kelas tiga yang lagi lagi kosong. "Nah sekarang kalian ikutin Kakak menuju bus, sekarang bikin kereta api"
Gubrak - gubrak - Aow - Aaaah aku duluan - wei wei gw di sini - Eeeeeh jangan nyelak dong - kakaaaaaaaak dia nih nakal-....masih banyak lagi (di sensor) -_-"

Sambil nyanyi kita keluar kelas, mereka semangat sekali, sangat semangat. Berhubung gw sendiri masih lieur yang mana bus anak kelas tiga, terpaksa gw tanya sama mereka "Dek bis kalian yang mana??"
"yang itu kak, yang depan!!!" perasaan tadi denger bus mereka itu yang paling belakang.
"iiiih bukan tau, yang paling belakang, Kak! Jangan dengerin dia" wew yang mana ini.
"yaudah sekarang masuk bus ini aja" Nanti salah tinggal turun. (hahaha)


Pak Ahmad salah satu guru di situ dateng nyamperin diriku yang sedang mengatur mereka. "Kak Putri bus anak kelas tiga yang paling belakang, di ujung sana" Yesss, misi gagal. wuiiiiiiiing.... Turunlah mereka kayak orang - orang bar - bar takut gag kedapetan duduk. Dasar anak - anak.
(bersambung... capek, mau bobo dulu, hahaha)

Senin, 07 Desember 2009

Darah yang manis

"Berapa kali kau hancurkan ini?"
"Lebih dari sekali, tahu?!"
"Aku tidak marah padamu, tapi seperti inilah aku. Kadang suka lupa mengontrol emosiku"
"Tidak peduli kau marah pada siapa. Tapi jangan aku yang merasakan imbasnya! Memangnya kau pikir aku budakmu, huh?"
"Sudah, hentikan semuanya. Aku lelah, biarkan aku tidur sejenak saja" Meneteskan air mata.



Teman, aku sangat merindukan kalian.
"Tekanan ini. Membuat kita tidak bisa bernafas"

"Abstrak! Tak jelas! Bagaimana ini"
Menangis tergugu. Bagai berada di tengah gurun pasir, tapi hanya 18 derajat celcius. Hanya ada pasir, namun banyak tumbuhan.
Aku gila. Hahaha.... Teriak! Semuanya teriak! Jangan ada yang berdiam diri! TERIAAAAAAAAAAK!!!!!!!!!!
Menghunuskan pisau tepat di lehernya. "Aku rindu melihat darah hanya sekedar untuk merasakan tetes terakhirnya"

Kamis, 03 Desember 2009

What I'm STUPID girl?!

Hari ini bukan hari yang menyenangkan seperti biasanya. Mau curhat sedikit, tomboy menurutku sih fine - fine aja. Mudah bergaul dengan cowokpun wajar - wajar saja. Tapi kenapa dipermasalahkan ketika ada beberapa yang simpatik? Toh sikap yang tunjukkan juga sikap yang biasa - biasa saja. Sama semuanya, rata, tidak ada perbedaan.
Kenapa itu jadi masalah?!
Belajar menerima karakter orang bukan sesuatu hal yang nista, kan? Kenapa tidak dimulai dari sekarang? Hanya bisa mendjuge seseorang dari bagian yang dia tidak suka. Tidak menilai secara keseluruhan, itu yang namanya objektif? Absolutelly that's a mistake.
Orang bodohpun kadang bisa berpikir lebih bijak dari orang yang dibilangnya memiliki IQ tinggi. Namun, alangkah lebih bisa diterima logika, kalau kepintaraan seseorang diimbangi dengan suatu kearifan juga.

Jumat, 24 April 2009

One Step again

sarjana Satu langkah lagi menuju kelulusan dan satu langkah harus menentukan langkah selanjutnya dalam hidup ini. Nggak berasa sekarang harus bisa nentuin masa depan buat diri sendiri. Akankah nanti hanya jadi sampah masyarakat atau menjadi something spesial for somebody? Semuanya kita yang nentuin sendiri, dan juga tentunya doa dan tawakkal. angel

Hihihi sebentar lagi, aku gak dipanggil lagi anak SMA, tapi menjadi lebih tua lagi. Harus lebih matang lagi dalam berpikir dan juga lebih dapat menstabilkan emosi sendiri.

Teman, mari kita berjuang, satu langkah lagi akan terlewati seperti langkah - langkah waktu itu.

Harus tetap optimis dan juga tawakkal, kita sudah melakukan yang terbaik untuk hidup kita dan juga tentu Allah melihat hasil dari perjuangan kita. Karena yang dilihat itu kan sebuah proses kita menuju sesuatu bukan hasil dari sesuatu itu.

Toh misalnya nanti tidak seperti yang kita inginkan, pasti Allah punya rencana yang lebih indah lagi buat kita.

Allah itu sayang sekali sama kita melebihi kita menyayangi diri sendiri. Jangan pernah bersu'udzon. Karena Allah akan bertindak sesuai dengan apa yang ada dalam pikiran kita.
Kalian istimewa, semuanya istimewa, dan sesuatu yang istimewa akan menjadi lebih istimewa jika dia menganggap dirinya memang benar - benar istimewa.wink

Rabu, 22 April 2009

Diskusi Ibu Hamil

Tadi seperti biasa aku naik patas 6 untuk menuju tempatku mencari ilmu, karena masih sangat ngantuk begitu dapat tempat duduk langsung aja tidur. Blek... Bener - bener langsung tidak sadarkan diri. (ilmunya nobita):sleep:
Ternyata, tidak seperti yang di harapkan aku gag bisa tidur. Karena satu orang ibu hamil sedang berdiskusi dengan satu orang ibu yang sudah melahirkan. Dan aku berada di tengah - tengah mereka. Fiuuuuuuuuh...

Obrolannya seru sih, tapi bikin gag bisa mengistirahatkan diriku cry
ada ada saja hari ini